Jual Perumahan Syariah di Karawang – Banjir sudah tidak pandang bulu lagi, bisa saja tiba-tiba menimpa rumah kita yang sebelumnya belum pernah kena banjir. Banjir entah karena faktor alam yang ekstrim maupun ulah manusia yang tidak bersahabat dengan alam. Lantas apa yang harus dilakukan jika banjir “bertamu” di rumah kita?

Kondisi cuaca yang tidak menentu saat ini, dengan curah hujan yang tinggi, bisa saja rumah Anda yang selama ini belum pernah terkena banjir, namun tiba-tiba saja mengalami genangan air yang tak diinginkan ini. Banyak faktor tentunya yang dapat menyebabkan banjir, tidak hanya karena faktor alam yang ekstrim, namun juga diakibatkan faktor ulah manusia yang tidak bersahabat dengan alam. Jika hal demikian terjadi pada rumah Anda untuk pertama kalinya, tentu akan cukup membingungkan dalam menghadapi kehadiran tamu yang tak diundang ini.

Baca Juga: Persiapkan Rumah Anda Sebelum Musim Hujan Tiba

Jika rumah Anda terkena banjir, maka tidak sedikit pekerjaan rumah yang mesti dikerjakan sesegera mungkin dan itu tidak boleh ditunda. Penundaan dalam membereskan hal-hal setelah banjir bertamu di rumah Anda hanya akan mengakibatkan kerugian semakin membesar.

 

Membersihkan Furniture

Furniture yang terkena genangan banjir masih bisa dipertahankan jika memang masih memungkinkan untuk dibersihkan dan dipakai kembali. Namu, jika memang sudah tidak layak lagi karena rusak akibat genangan air, maka Anda pun harus merelakannya untuk dibuang. Mempertahankan furniture yang sudah rusak dan tidak layak pakai lagi padahal mungkin sudah dicoba untuk dibersihkan atau dijemur, hanya akan menambah barang rongsok di rumah.

Perhatikan jenis material furniture yang bermacam-macam dan tentu saja penanganannya juga akan berbeda pula. Furniture yang terbuat dari bahan kayu solid bisa Anda bersihkan cukup dengan kain lap yang sedikit basah. Setelah itu, tunggu sampai kering lalu kemudian seka dengan cairan khusus kayu dan biarkan kering kembali.

Untuk furniture sofa yang memiliki lapisan kain, sebaiknya pastikan lagi apakah memang masih layak untuk digunakan kembali. Jika sofa tersebut hanya tergenang sebagian atau masih layak, Anda cukup membersihkannya dengan menggunakan larutan air yang dicampur sabun cair atau shampoo. Anda dapat membersihkannya dengan menggosok pada bagian yang tergenang menggunakan sikat lembut, namun jangan lupa untuk memeriksa lipatan sofa yang terkadang bisa terselip kotoran atau lumpur. Anda dapat menggunakan vacuum cleaner untuk menyedot kotoran dan air. Jika sudah dibersihkan, jemur sofa hingga kering di bawah sinar matahari.

 

Membersihkan Lantai

Ketika air mulai surut, lakukan segera penyiraman dengan air bersih dan kemudian digaruk dengan alat pel yang menggunakan karet atau busa hingga kering. Ini perlu dilakukan untuk mengatasi lumpur yang terbawa oleh banjir sehingga tidak sampai lumpur mengering yang akan membuat lantai menjadi sulit dibersihkan. Selanjutnya lakukan pengepelan dengan cairan antiseptik agar terbebas dari kuman dan bakteri. Lantai yang bersih belum tentu bebas kuman atau bakteri yang dibawa oleh banjir. Perhatikan juga nat keramik. Apabila lantai rumah berbahan material kayu, bersihkan dan keringkan secepatnya untuk menghindari kerusakan lantai yang semakin parah.

 

Membersihkan Dinding

Jika Anda tidak membersihkan dinding segera setelah banjir surut akan membuat dinding menjadi semakin rusak, karena dinding yang lembab dan basah dapat mengundang jamur untuk tumbuh dengan cepat. Itu sebabnya Anda perlu membersihkan sisa lumpur yang menempel di dinding dengan spon atau sikat yang telah dicelupkan larutan air dengan antiseptik.

Jika terdapat lapisan cat yang mengelupas, maka sebaiknya buang dahulu lapisan yang terkelupas lalu kemudian lapisi kembali dengan semen dan dilapis cat ulang jika tembok mengering. Setelah bagian dinding beres, periksa juga bagian-bagian rumah yang permukaannya lembab yang dapat membuat jamur tumbuh serta menimbulkan bau yang tajam.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here