Karakteristik Dasar Desain Interior Industrial

0

Hai warganet kembali lagi nih. Dikesempatan kali ini kami akan membahas mengenai karakteristik dasar desain interior industrial setelah kemarin kami membahas beragam desain interior. Nah konsep dari desain interior industrial biasanya digunakan pada desain cafe dan retoran karena identik dengan konsep ruangan yang terbuka. Kesan luas dan lapang yang menjadi karakter dari interior industrial.

Selain biasa digunakan oleh kafe dan resto, saat ini juga sudah mulai banyak digunakan da diadaptasi untuk bangunan residensial, seperti rumah dan apartemen. Dari karakter desain interior ini memiliki kesan tegas minimalis serta memiliki perpaduan berbagai material interior menjadi salah satu daya tarik tersendiri. Nah kita simak langsung yuk mengenai karakteristik dari desain interior industrial ini !

  1. Memiliki tampilan yang minimalis
    Desain interior industrial memiliki tampilan yang minimalis, beberapa material utama yang digunakan seperti logam, beton, batu-bata, dan kayu. Seperti beton atau semen biasanya digunakan pada dinding atau lantai dan susunan batu bata yang sering dijumpai untuk pembuatan dinding. Perpaduan unik antara material kayu dan logam pada perabot, seperti meja kayu dengan aksen logam pada kaki meja, juga menjadi karakteristik utama interior industrial.
  2. Memiliki tampilan yang terkesan belum selesai
    Interior industrial ditandai dengan tampilan ruangan yang terkesan belum selesai, atau membiarkan beberapa unsur ruangan, seperti plafon, dinding, dan lantai tampak belum selesai. Dinding batu-bata yang diekspos, konstruksi bangunan dan saluran pipa pada plafon yang dibiarkan begitu saja, menjadi visualisasi yang sangat atraktif. Memperlihatkan tampilan yang seolah-olah setengah jadi inilah yang membuat gaya interior industrial memiliki kesan yang tegas.
  3. Menggunakan material kayu atau beton sebagai flooring
    Ruangan yang menggunakan desain interior industrial biasanya menggunakan material kayu atau beton sebagai flooring. Lantai parket dengan kepingan kayu tersebut dapat dibuat dengan bentuk horizontal, vertikal, ataupun zigzag.
  4. Identik dengan konsep terbuka dan high ceiling
    Desain interior industrial biasanya digunakan pada ruangan yang memiliki konsep ruang terbuka, sehingga ruangan dibuat tanpa sekat, langit-langit dibuat lebih tinggi, dan membiarkan struktur bangunan atau susunan pipa tetap terlihat. Jika ruangan ingin dibuat menjadi 2 lantai, konsep split level dapat digunakan agar ruangan tetap terasa lapang.

Nah itu dia beberapa karakter dari desain interior industrial yang dapat kami berikan. Semoga dapat memberikan pemahaman yang jelas. Selamat mncoba 🙂

Informasi lebih lanjut hubungi:

Kantor pemasaran semarang
Jl. Empu Sendok Raya, Gedawang, Kec. Banyumanik, Kota Semarang

Customer Service: +6281393106173

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here