Masih membahas tentang desain interior nih, kalo kemarin kita membahas tentang desain bohemian nah sekarang kita akan membahas desain interior skandinavian. Eh tapi kita hanya akan membahas desain bagian kamar saja yah. Sebenarnya interior skandinavian pertama kali di kenal di Kanada dan Amerika di sekitar haung 1950. Akan tetapi ada beberapa sumber yang mengatakan interior ini muncul di tahun 1930 dan mulai tersebar di tahun 1970.

Desain interior skandinavian memiliki ciri khas yang bersih, lapang, dominasi putih dan motif kayu serta sederhana namun elegan. Warna putih yang digunakan hampir sama dengan warna yang digunakan untuk desain interior minimalis, namun skandinavian memiliki furnitur yang lebih luwes, serta membawa kesan hangat dan nyaman.

Desain interior skandinavian yang membawa kesan hangat dan nyaman dapat diaplikasikan diruangan manapun termasuk kamar tidur. Kamar tidur yang menggunakan desain tersebut akan memiliki suasanya yang menenangkan karena didominasi dengan warna putih serta hangatnya tekstur kayu. Tanpa berlama-lama lagi yuk simak, berikut inspirasi kamar tidur dengan desain skandinavia yang bisa digunakan.

  1. Tekstur Kayu: Material kayu dengan tampilan finishing kayu (tanpa dicat) untuk interior umumnya digunakan untuk lantai (parket), ranjang, nakas, meja rias, rak hingga kursi duduk. Warna kayu yang digunakan pun adalah kayu yang berwarna terang seperti kayu pinus.
  2. Nakas ringan: Model nakas untuk kamar tidur skandinavian umumnya berbentuk sederhana. Kamu bisa menggunakan rak ambalan yang digantung di dinding atau kursi duduk kayu kecil berbentuk bundar yang menggunakan kaki kayu maupun kaki besi.
  3. Konstruksi kaki miring: Banyak sekali rak ataupun meja tulis dari kayu yang menggunakan kaki miring atau diagonal, tidak lurus seperti pada umumnya. Model furniture seperti ini memang sangat identik dengan gaya skandinavian, khusus untuk material kayu.
  4. Galeri gambar: Kamu dapat menghias dinding dengan berbagai macam gambar yang dibingkai dan ditata sedemikian rupa layaknya galeri. Kamu dapat menggunakan bingkai berwarna putih polos ataupun material kayu berwarna terang. Dominasi gambar yang digunakan pun memiliki warna yang juda dominan putih dengan gambar yang simpel.
  5. Langit-langit tanpa plafon: Agar tampak lebih lapang dalam hal luas maupun tinggi, langit-langit tanpa menggunakan plafon dapat diterapkan di kamar tidur. Konsep ini akan membuat kamar kamu semakin bernuansa tradisional karena ekspos rangka atap. Kamu dapat menggunakan plafon berwarna putih polos yang miring sebagai penutup genteng. Rangka kayu atap dapat menggunakan kayu berwarna terang ataupun gelap.
  6. Konstruksi sederhana: Jika kamu tidak menggunakan lemari pakaian atau wardrobe, kamu dapat menggunakan pipa besi yang digantung di plafon, sehingga tempat penyimpanan pakaian kamu berkonsep terbuka. Atau jika tidak, kamu dapat menggunakan partisi kayu untuk memisahkan ruang kamar dengan area pakaian. Partisi kayu tersebut akan nampak cantik bila memiliki tinggi yang penuh dari lantai hingga langit-langit sehingga seakan-akan kedua ruangan tersebut terpisah.
  7. Unsur tanaman dalam kamar: Selain kayu, tanaman hijau juga menjadi salah satu ciri dari interior bergaya skandinavian. Tidak perlu tanaman indoor yang besar dan tinggi, kamu dapat menggunakan tanaman berukuran tidak lebih dari 30 cm ataupun tanaman dari jenis sukulen.

Itulah inspirasi desain skandinavian yang dapat diterapkan di kamar tidur kamu. Desain interior dapat lebih berkesan hangat dan nyaman jika di tambahkan dengan furnitur yang natural dan sesuai saat dipadukan dengan ruangan yang lebih terbuka. Semoga bermanfaat 🙂

Informasi lebih lanjut hubungi

Kantor Karawang
Ciwaringin, Lemahabang, Karawang Regency, West Java 41383

Customer Service: +6285695224032

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here