Hati-hati Dengan Pinjaman Online Ada Hubungannya Dengan RIBA Loh!

0

Hai warganet. Kalian udah tau dong pastinya sama yang namanya “pinjaman online” dan pastinya udah banyak nih yang menjadi pengguna. Yuk mumpung belum terlalu dalam terjun dalam pinjaman online mari kita kenalan lebih lanjut !

Perkembangan zaman dan teknologi yang semakin pesat akan mengiringi dengan berjalannya waktu. Perkembangan teknologi menyebabkan timbulnya perubahan dari berbagai bidang.

Peminjaman uang secara online merupakan salah satu contoh perkembangan zaman dan teknologi saat ini yang sudah mulai dinikmati banyak orang. Pinjaman online itu sendiri dalam islam hukumnya diperbolehkan dan dapat dinyatakan sah, apabila rukun dan syaratnya terpenuhi serta tidak adanya praktik RIBA dalam peminjaman online.

Pada dasarnya pinjaman online sendiri memiliki jerat bunga (RIBA) dan resiko lain yang akan ditanggung. Berikut merupakan resiko yang akan ditanggung:

  1. Data nasabah bukan menjadi privasi

Yang dimaksud diatas adalah, jika terjadi keterlambatan maka dari pihak terkait akan menghubungi atau mengingatkan ke nomer yang ada di kontak nasabah. Hal tersebut termasuk hal yang tidak baik karena akan menyebarkan hal pribadi dari nasabah.

  1. Sistem penagihan yang kurang sesuai

Berkaitan dengan adanya data nasabah yang tidak menjadi privasi, penagihan dilakukan dengan cara menghubungi pihak-pihak yang tidak mengetahui permasalahan peminjaman tersebut, serta Bahasa penagihan yang kurang sopan.

  1. Adanya praktik RIBA dalam transaksi pinjaman online

Riba adalah penambahan dana atau biaya yan harus dibayarkan. Dalam syariat islam riba hukumnya haram. Dan dalam pinjaman online termasuk kedalam Riba Jahiliyah yang mana biaya atau hutang yang dibayar lebih dari pokoknya, karena nasabah maupun peminjam tidak mampu membayar hutangnya pada waktu yang ditetapkan.

Sebagaimana dalam Al-Qur’an berikut ini, Allah SWT berfirman, yang artinya:

Hai orang-orang beriman, bertawakalah kepada Allah dan tinggalkan sisa riba (yang belum dipungut) jika kamu orang-orang beriman” (Al-Baqarah 278)

Dari penjelasan diatas dapat disimpulkan bahwa dengan perkembangan teknologi yang pesat, semakin banyak cara mudah untuk melakukan apapun menggunakan teknologi, termasuk pinjaman online yang sudah dilakukan masyarakat luas. Dengan begitu banyak juga masyarakat yang mulai terjebak oleh RIBA. Maka dari itu dalam islam mengajarkan bahwa hendaknya apabila bisa untuk tidak meminjam, lebih baik tidak perlu meminjam. Tetapi jika memang terpaksa untuk meminjam maka manfaatkanlah pinjaman tersebut dengan sebaik mungkin dan bayarkan kembali jika sudah waktunya membayar sesuai dengan perjanjian antara dua belah pihak.

Informasi lebih lanjut, hubungi kami

Kantor Semarang

Jl. Empu Sendok Raya. Gedawang, kec. Banyumanik. Kota Semarang

Customer Service +6281393106173

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here